Material Untuk Waterproofing Dan Waterstop Pada Gedung

Material Untuk Waterproofing Dan Waterstop Pada Gedung

Posting ini akan membagikan kepada anda pengetahuan tentang waterstop dan waterproofing pada pembangunan sebuah gedung. Ilmu kami intisarikan dari pengalaman – pengalaman yang diceritakan oleh para kontraktor proyek besar di Ibukota yang mereka terangkan di blog atau website yang mereka miliki dan juga dalam beberapa seminar sektor kontrusi yang pernah digelar.

Untuk pengertian dari water proofing gedung kami yakin anda sudah memiliki pemahan yang cukup dimana istilah ini digunakan untuk menyebut proses pembangunan yang bertujuan menjadikan permukaan kedap terhadap air. Langkah ini biasanya dikerjakan bersamaan dengan proses cladding contohnya pada penerapan acp maco untuk melapisi tembok luar. Kemudian yang dimaksud dengan waterstop adalah tindakan pengerjaan yang menambahkan material tertentu pada celah antara dinding beton dan lantai pada basement. Tujuannya untuk mencegah air mengalir di ruang tersebut.

Material Untuk Waterproofing Dan Waterstop Pada Gedung

Lapisan waterproofing umumnya diaplikasikan pada ground water tank, atap dag beton, dinding basement dan lain sebagainya. Jenis dari waterproofing yang paling sering digunakan adalah sebagai berikut:

  • Membrane Waterproofing

Jenis yang pertama ini memanfaatkan lembaran (membrane) yang tahan air untuk ditambahkan pada struktur lapisan beton. Bahan tersebut adalah pilihan utama untuk mencegah air menembus atap dag beton. Di pasaran kita akan menemukan material ini terbuat dari bahan bitumen dengan komposisi resin khusus, penstabil, antioksidan, dan serat polyester. Kebalannya adalah 3 mm.

  • Beton Intergral

Beton integral adalah beton yang diberi tambahan zat concrete admixture (bahan khusu berbentuk bubuk yang akan membuat beton lebih tahan terhadap air.

  • Coating

Waterproofing sistem coating adalah pemberian lapisan kedap air yang wujudnya berupa cairan sehingga untuk mengaplikasikanya tukang bangunan harus menggunakan kuas atau spray. Jenis ini biasa digunakan untuk dinding toilet dan basement.

Sistem waterstop terbagi menjadi dua macam yaitu PVC dan swellable waterstop. Penjelasan dari kedua jenis waterstop tersebut bisa anda baca dibawah ini.

  • PVC Waterstop

Bahan utama yang digunakan adalah PVC dengan kelenturan tinggi (hampir seperti karet). Kita bisa mendapatkan material tersebut dalam berbagai jenis dan ukuran.

  • Swellable Waterstop

Berbeda dengan jenis pertama yang menggunakan bahan yang umum untuk membuat waterstop, swellable terbuat dai bahan khusu yaitu bahan bentonite dan butyl rubber compound.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *